Mengevaluasi website e-Commerce

MATERI POKOK
A. Strategi Pemasaran dalam E-Commerce
1. Banyak orang yang mendefinisikan strategi pemasaran e-commerce dan e-busines Globalisasi yang sesungguhnya telah terjadi melalui dunia maya, yaitu dengan 
menghubungkan masyarakat digital atau masyarakat yang kerap menggunakan internet dalam aktivitas kehidupannya di seluruh dunia. Perkembangan teknologi khususnya internet telah menyebabkan terbentuknya sebuah arena baru yang lazim disebut sebagai dunia maya, di mana setiap individu memiliki hak dan kemampuan untuk berhubungan dengan individu lain tanpa adanya batasan apa pun yang menghalanginya. Salah satunya 
adalah berdagang di dunia maya dengan memanfaatkan perangkat telekomunikasi, yang kerap diistilahkan sebagai e-commerce (electronic commerce), merupakan suatu strategi pemasaran bisnis yang saat ini tengah berkembang.
Dalam penerapan e-commerce. strategi bisnis dalam hal ini juga perlu dikembangkan. Selain strategi, metode transaksi dalam perdagangan elektronik seperti e-commerce juga harus diperhatikan. Hal ini dikarenakan penjual dan pembeli tidak bertemu secara langsung seperti pada perdagangan konvensional. Dalam praktiknya, strategi pemasaran dalam e-commerce tidak ubahnya terjadi dalam pemasaran konvensional, yaitu pengambilan keputusan-keputusan tentang pemasaran, bauran pemasaran, alokasi pemasaran dalam keadaan lingkungan yang diharapkan, dan kondisi persaingan. Dengan adanya strategi yang baik, serta didukung dengan mekanisme yang tepat, maka kegiatan bisnis melalui e-commerce akan berjalan dengan baik.
Tahukah Anda apa saja strategi pemasaran dalam e-commerce? Bagaimana pula 
mekanisme transaksinya? Berikut adalah strategi pemasaran dalam e-commerce dan juga mekanisme transaksinya.
2. Strategi Pemasaran dalam E-Commerce
Dalam menjalankan sebuah bisnis meskipun melalui e-commerce tetap membutuhkan strategi dalam pemasarannya. Strategi pemasaran dalam e-commerce tidak 
ubahnya terjadi dalam pemasaran konvensional. Adapun strategi tersebut terdiri dari pengambilan keputusan-keputusan tentang pemasaran, bauran pemasaran, alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan yang diharapkan, dan kondisi persaingan. Dalam strategi pemasaran, terdapat faktor-faktor yang memengaruhinya.Berikut adalah faktor dan strategi pemasaran. 
a. Faktor yang memengaruhi pemasaran dalam e-commerce 
Terdapat empat faktor utama yang menyebabkan terjadinya perubahan strategi dalam pemasaran e-commerce. Empat faktor tersebut, antara lain: 
Daur hidup produk, Strategi harus disesuaikan dengan tahap-tahap daur hidup, yaitu tahap perkenalan, tahap pertumbuhan, tahap kedewasaan, dan tahap kemunduran. Posisi persaingan perusahaan di pasar yang memanfaatkan e-commerce, Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan posisi perusahaan dalam hal persaingan usaha, apakah ingin menjadi pemimpin, menantang, mengikuti, atau hanya mengambil sebagian kecil dari pasar. 
Situasi ekonomi, Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan situasi ekonomi dan 
pandangan ke depan, apakah ekonomi berada dalam situasi makmur atau inflasi 
tinggi. Penggunaan media online, Dalam pemasaran melalui e-commerce perlu 
mempertimbangkan keandalan berbagai media online dan cakupan areanya. Hal ini 
dilakukan demi meningkatkan daya saing dalam berbagai media yang memanfaatkan 
jejaring online. 
b. Strategi pemasaran 
Berikut adalah beberapa strategi yang dapat digunakan dalam melakukan pemasaran ecommerce. 
1) Strategi pemasaran berdasarkan kebutuhan 
Adapun strategi pemasaran berdasarkan kebutuhan dapat dibedakan menjadi empat 
jenis. Di mana keempat strategi pemasaran berdasarkan kebutuhan tersebut, sebagai 
berikut. 
a) Mendorong kebutuhan primer dengan menambah jumlah pemakai. 
b) Mendorong kebutuhan primer dengan memperbesar tingkat pembelian. 
c) Mendorong kebutuhan selektif dengan mempertahankan pelanggan yang ada. 
d) Mendorong kebutuhan selektif dengan menjaring pelanggan baru. 
2) Strategi pemasaran berdasarkan media yang digunakan 
Strategi pemasaran juga dapat dibedakan berdasarkan media yang digunakan untuk 
melakukan pemasaran. Adapun strategi pemasaran berdasarkan media yang 
digunakan, sebagai berikut. 
a) Search engine 
Tidak ada cara yang lebih baik untuk mengarahkan lalu lintas ke website dari hasil pencarian yang sesungguhnya. Sejumlah besar lalu lintas datang ke website secara langsung melalui mesin pencari. Namun, langkah itu tidak mudah karena 
memerlukan teknik optimalisasi pencarian. Untuk mendapatkan peringkat teratas 
biasanya kata kunci yang ditargetkan ada dalam hasil pencarian sesungguhnya, yang 
juga diinginkan (dicari) oleh para pencari informasi produk di mesin pencari (search 
engine). Sehingga untuk mencapai target tersebut, perlu mengoptimalkan kata kunci 
website. Untuk dapat diposisikan pada urutan utama pada mesin pencari, gunakan 
kata kunci lalu lintas utama yang berpusat pada produk utama yang ditawarkan dalam website. Hindari penggunaan kata kunci yang berulang atau tumpang tindih dan mempertahankan kepadatan kata kunci dari satu persen hingga dua persen. Selain itu, pastikan bahwa website tidak dipenuhi dengan grafis karena website akan membutuhkan waktu tampil terlalu lama untuk memuat halaman website dan sering 
kali kondisi ini akan diabaikan oleh mesin pencari. Sebaliknya, gunakan gambar menarik dan relevan tetapi pastikan bahwa website berisi gambar minimum. Website harus mudah dinavigasikan menggunakan link yang relevan. Pada saat yang sama, harus berisi beberapa gambar yang menarik yang mencerminkan bisnis secara profesional. Sebuah website yang user-friendly dan dirancang dengan baik akan memotivasi para pengunjung untuk tetap menjelajahi informasi dalam website dan mampu menavigasi sesuai dengan apa yang mereka inginkan.
b) Optimalisasi Google Maps 
Listing atau mendaftarkan bisnis di peta Google (hitps://maps.google.co.id), 
merupakan salah satu strategi pemasaran e-commerce yang paling penting. Listing 
dalam zona lokal membantu website e-commerce untuk mendapatkan visibilitas di 
awal basis data pencarian informasi yang berujung pada penghimpunan pelanggan 
lokal. Di mana imbas dari visibilitas basis data informasi tersebut, adalah perusahaan 
mendapatkan prospek yang berkualitas dalam waktu singkat. 
Manfaat terbesar dari mendaftarkan peta di Google adalah dapat memperolehnya 
secara gratis, karena untuk mendapatkannya hanya perlu mengisi informasi yang diperlukan melalui proses verifikasi alamat kemudian bisnis akan masuk dalam peta Google dalam waktu kurang dari satu hari. Hal terbaik yang diperoleh ketika mendaftarkan website di peta Google adalah listing yang mendominasi halaman pertama hasil mesin pencari. Oleh karena itu, perusahaan dapat meyakinkan bahwa akan mendapatkan lalu lintas pencarian informasi penawaran yang relatif banyak dengan prospek lokal melalui pendaftaran bisnis di mesin pencari Google. Selain itu, memungkinkan untuk menghubungkan ulasan tentang orang-orang yang telah menggunakan produk dan jasa bisnis. Karena sebagian besar orang bergantung pada umpan balik dan tanggapan dari pelanggan yang sudah ada. Mendaftarkan usaha di 
Google membantu perusahaan untuk dapat membangun kepercayaan dari para pelanggan maupun perusahaan selaku penjual produk dengan prospek dari para pelanggan lokal di lokasi jangkauan usaha. 
c) Kampanye pay per click (PPC) 
Hasil pencarian berbayar merupakan salah satu cara terbaik dalam menjalankan strategi pemasaran e-commerce untuk mendapatkan peringkat teratas dan tampil langsung dalam hasil mesin pencari untuk kata kunci bertarget tertentu. Salah satu kampanye iklan yang dapat digunakan adalah kampanye pay per click, di mana perusahaan membayar iklan berdasarkan jumlah klik per hari sesuai dengan yang diinginkan, sehingga dapat menunjukkan bahwa perusahaan telah membayar untuk 
mendapatkan peringkat teratas dalam hasil mesin pencari. Google AdWords dan Yahoo Overture adalah sarana iklan terbaik dengan cara membayar kampanye per klik yang mampu memberikan hasil yang bermanfaat untuk hasil pencarian berbayar.
Setiap kali pengguna akan mengklik iklan perusahaan, mereka akan diarahkan ke website perusahaan. Meskipun membutuhkan sejumlah besar uang untuk mendapatkan lalu lintas dan prospek, tetapi uang yang perusahaan belanjakan menjadi sangat bernilai dalam hal mengarahkan informasi pencarian yang ditargetkan dan akhirnya akan berujung dengan adanya penjualan produk dalam waktu yang relatif singkat. 
d) Promosi di media sosial 
Miliaran orang telah menggunakan platform media sosial seperti twitter, facebook, dan media sosial sejenisnya untuk berinteraksi dengan satu sama lainnya. Sebagian besar orang tetap terhubung dengan internet melalui website sosial. Hal ini dapat memungkinkan perusahaan untuk memanfaatkan kekuatan media sosial. 
Dalam melakukan promosi di media sosial, jangan terburu-buru untuk menjual produk. Fokuskan terlebih dahulu waktu dengan membangun sebuah daftar pengikut setia. Selama periode waktu tertentu, perusahaan akan mampu membangun kepercayaan dan hubungan baik dengan pengikut. Setelah memenangkan kepercayaan pengikut, langkah selanjutnya merekomendasikan produk kepada mereka. Kemudian, menginformasikan secara teratur dan posting pesan secara rutin pada halaman wall facebook. Berinteraksi dengan pelanggan dan mendapatkan umpan balik mereka tentang produk atau jasa. Membuat perusahaan mampu mengarahkan lalu lintas bertarget besar untuk situs e-commerce yang dikelola. 
e) Penggunaan blog 
Menulis dan blogging dengan kekhususan informasi adalah salah satu strategi pemasaran e-commerce yang paling efektif yang akan menghasilkan banyak lalu lintas yang ditargetkan dan prospek yang berkualitas. Menulis diblog secara teratur, dan menyediakan konten yang unik dan berguna untuk pembaca. Dengan cara ini, perusahaan akan mampu membangun mailing list setia untuk mempromosikan dan menjual produk yang ada serta menawarkan produk baru.
f) Penggunaan video marketing 
Penampilan gambar, dapat berbicara seribu kata, dan penayangan video berbicara jutaan kata. Gambar gerak mampu menarik perhatian orang dengan cara yang jauh lebih baik Arahkan iklan pemasaran perusahaan pada sifat manusia ini untuk memperoleh banyak lalu lintas yang ditargetkan ke situs web e-cornmerce perusahaan. Salah satunya dengan mendaftarkan alamat website e-commerce perusahaan ke situs seperti Youtube. Optimalkan informasi teks dengan judul dan deskripsi, selain itu pastikan judul video terdiri dari frasa kata kunci yang ditargetkan untuk menarik klien. Dalam waktu singkat, perusahaan akan melihat aliran besar lalu lintas ke situs web e-commerce perusahaan melalui saluran video. 
g) Surat kabar digital 
Menciptakan serangkaian strategi pemasaran melalui surat kabar digital dan/atau informasi lain melalui internet sangat efektif dalam membantu perusahaan untuk berbagi dan mempromosikan diri bisnis usahanya. Buat seri buletin dan mempromosikan secara efektif melalui bentuk-bentuk pemasaran dan situs sosial. 
Selain itu, dorong orang untuk mendaftar seri surat kabar (newslefter) perusahaan dengan menyediakan e-book gratis atau laporan gratis mengenai topik tertentu. Kirim surat kabar bulanan untuk pelanggan dan sertakan link ke situs perusahaan dan berikan informasi berkualitas dengan undangan untuk bertindak mengunjungi kembali pada akhir surat kabar yang dikirimkan. Keuntungan utama dari seri surat kabar perusahaan akan mengarahkan pelanggan yang ditargetkan, maka kemungkinan mendapatkan konversi, sebagian besar akan meningkat. Jika informasi dalam surat kabar perusahaan berguna dan up fo date, perusahaan akan mendapatkan arus pengunjung setia setiap bulan melalui surat kabar bulanan yang dikirimkan. 
B. Mekanisme Transaksi dalam E-Commerce
Salah satu isu terbesar dalam implementasi sistem e-commerce adalah mengenai mekanisme transaksi pembayaran via internet. Dalam bisnis konvensional sehari-hari, seseorang biasa melakukan pembayaran terhadap produk atau jasa yang dibelinya melalui berbagai cara. Cara yang paling umum adalah membayar langsung dengan alat pembayaran yang sah (uang) secara tunai (cash). Cara lain adalah dengan menggunakan kartu kredit (credit card), kartu debit (debit card), cek pribadi (personal check), atau transfer antar rekening. Proses pembayaran biasanya dilakukan di tempat di mana produk atau jasa tersebut diperjualbelikan. Lokasi tersebut biasa disebut sebagai POS (Point Of Sale). Prinsip pembayaran di dalam sistem e-commerce sebenarnya tidak jauh berbeda dengan dunia nyata, hanya saja internet (dunia maya) berfungsi sebagai POS yang dapat dengan mudah diakses melalui sebuah komputer pesonal (PC). Tahukah Anda mekanisme e-commerce? 
Adapun mekanisme dalam transaksi e-commerce, sebagai berikut. 
a. Konsumen mencari produk atau jasa yang diinginkan di internet dengan cara melakukan browsing terhadap situs-situs perusahaan yang ada. Melalui online katalog perusahaan, konsumen kemudian menentukan barang-barang yang ingin dibelinya. Setelah selesai “memasukkan” semua barang (pesanan dalam bentuk informasi) ke dalam digital cart (kereta dorong digital), maka tibalah saatnya untuk melakukan pembayaran (seperti halnya membawa kereta dorong ke kasir di sebuah Supermarket). 
b. Konsumen berhadapan dengan sebuah halaman situs yang menanyakan berbagai informasi sehubungan dengan proses pembayaran yang ingin dilakukan. Informasi yang biasa ditanyakan sehubungan dengan aktivitas ini, yaitu: 
1.Cara pembayaran yang ingin dilakukan, seperti: transfer, kartu kredit, kartu debit, cek personal, dan sebagainya. Jika menggunakan kartu kredit misalnya, informasi lain kerap ditanyakan, seperti nama yang tercantum dalam kartu, nomor kartu, expire date, dan sebagainya. 
2. Data atau informasi pribadi dari yang melakukan transaksi, seperti: nama, alamat, 
nomor telepon, alamat penagihan, dan sebagainya. Jika konsumen ingin melakukan pembayaran dengan metode lain, seperti digital cash atau electronic check misalnya, konsumen diminta untuk mengisi user name dan password terkait sebagai bukti autentik 
transaksi melalui intemnet. 
3. Bagi perusahaan yang memperbolehkan konsumennya untuk melakukan 
pembayaran beberapa kali (cicilan), biasanya akan ditanyakan pula termin pembayaran yang dikehendaki
c. Setelah konsumen mengisi formulir elektronik tersebut, maka perusahaan yang memiliki situs akan melakukan pengecekan berdasarkan informasi pembayaran yang telah dimasukkan ke dalam sistem. Melalui sebuah sistem gateway (fasilitas yang menghubungkan dua atau lebih sistem jaringan komputer yang berbeda), perusahaan akan melakukan pengecekan (otorisasi) terhadap bank atau lembaga keuangan yang berasosiasi terhadap media pembayaran yang dipilih oleh konsumen (misalnya menghubungi visa atau mastercard untuk jenis pembayaran kartu kredit). Lembaga keuangan yang terkait kemudian akan melakukan proses otorisasi dan verifikasi terhadap berbagai hal, seperti: ketersediaan dana, validitas media pembayaran, kebenaran informasi, dan sebagainya. Jika metode pembayaran yang dipilih melibatkan lebih dari satu bank atau lembaga keuangan, proses otorisasi dan verifikasi akan dilakukan secara elektronik melalui jaringan komputer antarbank atau lembaga keuangan yang ada. 
d. Hasil dari proses otorisasi dan verifikasi oleh perusahaan secara otomatis akan 
“diinformasikan” kepada pelanggan melalui situs perusahaan. Jika otorisasi dan verifikasi berhasil, maka konsumen dapat melakukan proses berikutnya yaitu menunggu barang dikirimkan secara fisik ke lokasi konsumen atau konsumen dapat melakukan download terhadap produk-produk digital. Jika otorisasi dan verifikasi gagal, maka pesan kegagalan tersebut akan diberitahukan melalui situs yang sama. Berbagai cara biasa dilakukan oleh perusahaan maupun bank untuk membuktikan kepada konsumen bahwa proses pembayaran telah dilakukan dengan baik. Adapun cara yang dilakukan, antara lain:
1) Pemberitahuan melalui e-rnail mengenai status transaksi jual beli produk atau jasa 
yang telah dilakukan. 
2) Pengiriman dokumen elektronik melalui email atau situs terkait yang berisi “berita acara” jual beli dan kuitansi pembelian yang merinci jenis produk atau jasa yang dibeli berikut detail mengenai metode pembayaran yang telah dilakukan. 
3) Pengiriman kuitansi pembayaran melalui kurir ke alamat atau lokasi konsumen. 
4) Pencatatan transaksi pembayaran oleh bank atau lembaga keuangan yang laporannya akan diberikan secara periodik pada akhir bulan, dan lain sebagainya. 
Dalam melakukan transaksi dengan e-commerce memang terlihat mudah. Meskipun mudah, namun dalam melakukan transaksi pembayaran melalui internet terdapat prinsipprinsip yang harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh oleh mereka yang mengembangkan sistem e-commerce. 
Adapun prinsip-prinsip tersebut, sebagai berikut. 
Security, Dalam prinsip ini data atau informasi yang berhubungan dengan hal-hal sensitif semacam nomor kartu kredit dan password tidak boleh sampai dicuri oleh yang tidak berhak, karena dapat disalahgunakan di kemudian hari. Confidentiality, Perusahaan harus dapat menjamin bahwa tidak ada pihak lain yang mengetahui terjadinya transaksi beli dan pembayaran, kecuali pihak-pihak yang memang secara hukum harus mengetahuinya (misalnya bank). Integrity, Sistem yang digunakan harus mampu menjamin adanya keabsahan dalam proses jual beli, yaitu harga yang tercantum dan dibayarkan hanya berlaku untuk jenis produk atau jasa yang telah dibeli dan disetujui bersama.
 Authentication, Proses pengecekan kebenaran di mana pembeli maupun penjual merupakan mereka yang benar-benar berhak melakukan transaksi seperti yang dinyatakan oleh masing-masing pihak. 
Authorization, Mekanisme untuk melakukan pengecekan terhadap keabsahan dan 
kemampuan seorang konsumen untuk melakukan pembelian (adanya dana yang 
diperlukan untuk melakukan transaksi jual beli). 
Assurance, Prinsip ini menggambarkan kondisi di mana konsumen yakin bahwa 
perusahaan e-commerce yang ada benar-benar berkompeten untuk melakukan transaksi jual beli melalui internet (tidak melanggar hukum, memiliki sistem yang aman, dan sebagainya).
C. Membuat Web E-Commerce
Ada banyak hal yang harus dilakukan untuk membuat toko online, seperti menampilkan gambar produk peserta deskripsinya,menentukan proses pembayaran, menanggapi chat atau pesan dari klien, dan mengelola inventaris. Namun, sebelum melakukan itu semua, hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih CMS toko online yang tepat agar bisnis online dapat segera dipublikasikan melalui internet, Platform e-Commerce yang baik dan berkualitas akan menyediakan opsi manajemen inventaris, memudahkan pengguna untuk menambahkan produk, update produk, memproses metode pembayaran, dan membuat laporan penjualan. Poin-poin tersebut merupakan hal paling mendasar terkait e-Commerce." Berikut ini merupakan beberapa kriteria dalam menentukan platform CMS e-Commerce yang baik. 
1. Memudahkan dalam pembuatan kategori produk. Jika kamu berencana untuk menjual lebih dari satu jenis item, maka penting untuk mengatur semuanya agar tetap teroganisir.
2. Adanya opsi kustomisasi halaman produk. Pastikan CMS toko online yang dipilih 
memudahkan untuk membuat halaman yang menarik dan informatif bagi masing-masing produk. 
3. Fitur sales dan diskon. Setiap orang pasti menyukai sales atau potongan harga. Fitur ini dapat menaikkan pamor dan popularitas bisnis online-mu. 
4. Menawarkan beragam metode pembayaran. Setiap orang memiliki metode pembayaran yang disukai. Jadi, penting bagi kamu untuk menyertakan toko online dengan pilihan cara pembayaran. 
5. Memberikan informasi analytics. Semakin dalam kamu mengenal dan mengetahui 
perilaku pelanggan, maka semakin besar pula kesempatan bagimu untuk mengoptimalkan dan menaikkan konversi. 
Dengan perkembangan e-Commerce yang semakin meningkat, kini banyak 
developer yang memberikan kemudahan dalam pembuatan toko online. Meskipun membuat toko online sekarang ini bdak rumit, bukan berarti semua platform e-Commerce memberikan kemudahan yang sama. Sebagai contoh, platform CMS e-Commerce yang cocok untuk perusahaan startup tidak mungkin sesuai untuk orang pribadi yang mengelola bisnis online 
sendiri. Maka dari itu kamu harus mengetahui beberapa plat form yang dapat kamu gunakan untuk membuat toko online, 
1. WooCommerce 
WooCommerce adalah plugin e-Commerce open source Yang desain untuk WordPress. Agar WooCommerce dapat berjalan kamu harus menginstal pluginnya di WordPress bagian Sistem Manajemen Konten terpopuler (CMS). Plugin ini menambahkan fitur E- Commerce ke platform WordPress. WooCommerce menjadi salah satu opsi e-Commerce favorit kami karena dashboard WordPress cukup intuitif bagi pemula yang Ingin mempelajarinya dengan cepat.
Kombinasi antara WordPress dan fitur e-Commerce yang user-friendly menghasilkan 
platform terbaik utuk pembuatan situs e-Commerce. Dengan WooCommerce, kamu dapat melakukan hal-hal dasap terkait pengaturan toko online, seperti menampilkan barangbarang yang akan di-sale dan memproses pembayaran. Selain itu, kamu juga dapat menambahkan fungsionalitas plugin dengan menggunakan ekstensi dedicated yang hadir dalam ratusan pilihan. Sebagai contoh, ada ekstensi untuk mengintegrasikan hampir setiap prosesor pembayaran yang tersedia dan tipe platform lainnya. 
2. PrestaShop 
PrestaShop merupakan platform e-Commerce yang dedicated, berbeda dari 
WooCommerce. Tujuan utama dari CMS e-Commerce ini adalah memudahkan pengguna dalam membuat toko online dengan tampilan yang menarik dan profesional. Selain mudah digunakan, keunggulan lain dari PrestaShop adalah adanya sejumlah fitur yang pastinya akan membuat tampilan web semakin menank. fitur fitur tersebut Seperti manajemen produk, beragam opsi pembayaran, checkout yang dapat dikustomisasi, dan masih banyak lagi. Bahkan fitur PrestaShop memungkinkan pengguna untuk mengetahui pajak produk. Di samping fungsionalitas bawaannya, plotform CMS toko online ini juga dapat diextend dengan menggunakan plugin dan tema. Meskipun demiluan, platform ini telah memiliki fitur yang dibutuhkan untuk membuat bisnis online dengan web e-Commerce. Bahkan PrestaShop menyediakan analytics dan bantuan pelanggan tanpa harus menginstal 
modul tambahan terlebih dulu. 
3. OpenCart 
Posisi OpenCart sebagai platform e-Commerce berada di antara WooCommerce dan PrestaShop. Platform ini menawarkan banyak sekali fitur daripada CMS toko online WooCommerce yang tega te Pneegana telah disebutkan. Keunggulan utama OpenCart 
terletak pada dashboard-nya. Dashboard OpenCart bersifat intuitif, memiliki tampilan yang modern, serta menyediakan semua informasi yang dibutuhkan untuk menaikkan performa website tokoonline. Bahkan mengkustomisasi store OpenCart semakin mudah berkat adanya sistem modul platform. 

Jawaban Bisnis Online 12 September 2022
Nama : MUHAMMAD IVAN ARDIANSYAH
Kelas : XII BDP 2

1. Blog atau blogging adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan tulisan (yang dimuat dengan cara memposting) pada sebuah halaman web umum. 

2. •Kita dapat penghasilan sendiri lewat iklan yang dipasang
•Perform Channel kita menjadi bagus jika tidak diskip
•Semakin banyak iklan semakin banyak pula penghasilan yang kita dapatkan dari iklan yang kita pasang 

3. - Iklan PPC (Pay Per Click) 
- Iklan PPP (Pay Per Post)
- Iklan CPM (Cost Per Mille)

4. Berikut ini jenis iklan AdSense : 
- Iklan untuk konten (Content Ads) 
- Iklan untuk mobile (Mobile Content) 
- Iklan untuk pencarian (Search Ads) 
- Iklan Ad Styles
- Iklan untuk Games dan Video 

5. - Meletakkan iklan ditempat tempat yang bisa menyesatkan pengunjung 
- Menaruh perhatian yang tidak wajar pada iklan 
- Memformat konten untuk meniru iklan 

6. Cara membuat blog : 
1) Login ke Blogger.
2) Di sebelah kiri, klik Panah bawah Panah bawah.
3) Klik Blog baru.
4) Masukkan nama blog.
5) Klik Berikutnya.
6) Pilih URL atau alamat blog.
7) Klik Simpan.

7. Cara membuat artikel yang berkualitas :
1) Pikirkan topik dengan matang. Menentukan topik merupakan pondasi utama dalam menyusun artikel.
2) Buat pertanyaan masalah inti. 
3) Buat judul yang menarik mata. 
4) Fokus pada paragraf pertama. 
5) Jaga tulisan kamu tetap fokus.
6) Sertakan ilustrasi yang relevan. 
7) Edit.

8. Berikut ini cara menempatkan iklan yang efektif :
• Meletakkan iklan dibawah menu blog 
• Meletakkan iklan diatas artikel dan di sidebar sebelah kanan
• Meletakkan iklan dibawah artikel 

9. 1) Ketik alamat web blogspot 
2) Log in ke dashboard blogspot 
3) Membuat artikel di blogspot 
4) Membuat artikel dengan penayangan otomatis 

10. Perbedaan Blog yang digunakan untuk iklan yaitu penempatan iklan diawali dengan masuk ke dashboard "layout" , kemudian tampilan blog setelah dipasangi iklan dibawah menu (garis hitam putus putus), serta tampilan gatget HTML diatas artikel dan disidebar kanan, dibawah gatget arsip blog

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teks Ulasan Novel Ivanna Van Dijk